Ketua Kwarcab Pramuka Konawe Lantik Mabiran dan Kwaran Tiga Kecamatan Masa Bakti 2026–2029

waktu baca 4 menit
Minggu, 18 Jan 2026 06:38 0 60 Admin

Pojokindonesia.id | Konawe – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Konawe yang juga menjabat Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si, secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) serta Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Padangguni, Latoma, dan Asinua untuk periode kepengurusan 2026–2029.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat di kawasan Permandian Batu Lapis, Desa Garuda, Kecamatan Padangguni, pada Sabtu malam (17/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pembina kepramukaan, Ketua Majelis Pembimbing, pengurus Dewan Kerja Pramuka, pengurus kwartir ranting, anggota Pramuka, serta unsur Forkopimda, termasuk Kepala BNN Konawe dan perwakilan Polres Konawe.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Mabiran dan masing-masing Kwaran. Selanjutnya dilaksanakan pengucapan Tri Satya Pramuka, pembacaan ikrar, serta naskah pelantikan.

Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara dan penyematan tanda jabatan kepada para pengurus yang baru dilantik oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe.

Ketua Kwartir Ranting Padangguni, Dermawan, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Kwarcab Konawe atas kepercayaan menjadikan wilayah Padangguni sebagai lokasi pelantikan Mabiran dan Kwaran Kecamatan Asinua serta Latoma.


Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

“Kami merasa sangat dihargai. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Dermawan.

Ia menambahkan, meskipun digelar secara sederhana, kegiatan tersebut memiliki makna besar dan akan dijadikan agenda tahunan Kwartir Ranting bersama Majelis Pembimbing. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mewujudkan pembangunan desa dan penataan kota menuju Konawe yang bersahaja.

Sementara itu, Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian dalam membina serta mengembangkan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan.

“Kwartir ranting adalah garda terdepan pembinaan. Kuat atau tidaknya Gerakan Pramuka di tingkat cabang sangat ditentukan oleh peran aktif kwartir ranting dalam mendampingi gugus depan serta berkoordinasi dengan Majelis Pembimbing,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran strategis Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari derasnya arus digitalisasi dan media sosial, maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, hingga masuknya budaya asing yang menggerus nilai gotong royong dan nasionalisme.

“Pramuka harus hadir sebagai solusi untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan luas tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Syamsul.

Dalam kesempatan itu, ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan tanggung jawab, serta menyusun program kerja yang realistis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembinaan peserta didik.

“Perkuat sinergi antara Mabiran, kwartir ranting, dan seluruh pemangku kepentingan di kecamatan. Jadilah teladan dalam sikap, perilaku, dan semangat kepramukaan,” pesannya.

Syamsul juga menekankan pentingnya regenerasi kepengurusan agar Gerakan Pramuka tetap dinamis dan berkelanjutan, termasuk memberikan ruang bagi kader muda untuk berkiprah hingga tingkat nasional.
“Kita butuh regenerasi agar lahir semangat baru. Harus ada perwakilan dari kecamatan yang mampu tampil di Jambore Nasional 2026,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong dukungan terhadap program strategis Kwartir Nasional, seperti pendataan dan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka Nasional, serta penguatan kegiatan sosial melalui Satgas Pramuka Peduli dan gerakan pengabdian masyarakat.

Di sisi lain, Syamsul menilai pemilihan lokasi kegiatan di kawasan Permandian Batu Lapis turut memberikan dampak positif bagi promosi wisata lokal dan perekonomian masyarakat Desa Garuda.

“Ini bukan hanya pelantikan, tetapi juga bagian dari promosi potensi wisata desa yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Sebagai penutup, Syamsul Ibrahim menyampaikan terima kasih kepada Kecamatan Padangguni, Asinua, dan Latoma atas inisiatif dan kerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

“Kepada seluruh pengurus Pramuka, saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan kontribusi selama masa bakti sebelumnya. Semoga segala jerih payah menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi Gerakan Pramuka,” tutupnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan serta penyampaian materi sosialisasi oleh Kepala BNN Konawe. (Red/Admin)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA